Pengertian CLI, Fungsi, Kelebihan-Kekurangan, Contohnya

Sebagai anak TKJ atau kuliah jurusan komputer informatika, Anda pasti kenal dengan istilah "GUI". Istilah ini memang sering dibahas dalam dunia komputer terutama pada segmen sistem operasi atau operating system (OS). GUI sendiri memiliki kepanjangan yaitu Graphic User Interface yang artinya Antarmuka Pengguna Berbasis Grafik (gambar). Nah sementara itu, apakah kamu tahu lawan atau antonim dari GUI, mungkin beberapa dari kamu akan menjawab TUI (Text User Interface). Padahal, jawaban sebenarnya bukanlah TUI melainkan CLI. Mengapa CLI dan apa itu CLI? Simak ulasan mengenai pengertian CLI berikut ini.

Command User Interface
CLI kepanjangannya adalah Command Line Interface yang artinya Antarmuka Baris Perintah. CLI (Command Line Interface) merupakan jenis antarmuka sistem operasi yang berbasis baris perintah atau bahasa perintah interpreter. Selain memiliki arti Antarmuka perintah, CLI juga dikenal sebagai baris perintah antarmuka pengguna, antarmuka pengguna konsol, antarmuka karakter pengguna (CUI/Character User Interface).

Fungsi/Kegunaan/Tujuan CLI dalam Sistem Operasi Komputer

CLI berfungsi sebagai sarana berinteraksi antara pengguna komputer (user/klien) dengan program komputer (aplikasi/sistem operasi) yang di mana penggunanya mengeluarkan perintah untuk program dalam bentuk garis berurutan dari teks (garis perintah script). Tujuan CLI sendiri adalah supaya pengguna/pemakai komputer dapat memerintahkan komputer dengan kode atau script tertentu sehingga dengan begitu secara otomatis pengguna dan sistem komputer akan saling interaksi.

Semenjak diperkenalkannya terminal video di pertengahan 1960-an, CLI menjadi sarana utama untuk berinteraksi dengan sistem komputer, malahan, CLI pun sering digunakan sepanjang tahun 1970 dan 1980­an. Kala itu CLI diterapkan pada berbagai sistem komputer termasuk OpenVMS, sistem Unix, MS­DOS, CP/M dan Apple DOS.

Antarmuka yang dianut CLI biasanya diterapkan dengan baris perintah shell, yang merupakan program yang menerima perintah masukan teks dan kemudian mengkonversinya menjadi perintah untuk menjalankan fungsi sistem operasi yang sesuai.

Saat ini penerapan CLI (command line interface) di komputer personal sudah sangat jarang. Alasannya karena banyak pengguna yang memilih untuk menggunakan GUI (graphic user interface) sebagai penghubung ia dengan sistem komputer. GUI diklaim lebih mudah dan mantap digunakan karena antarmukanya berupa grafis (tinggal klik sana klik sini). Berbeda dengan CLI, sebagai mana yang kita tahu ia hanya mengusung tampilan antarmuka baris perintah dengan desain ala kadarnya (harus mengetik perintah dahulu kalau mau melakukan sesuatu).

Meskipun jarang digunakan, namun jangan jangan sekali-kali menganggap komputer dengan antarmuka CLI tidak berguna. Pasalnya komputer dengan antarmuka CLI sebenarnya sering digunakan oleh pengguna master (profesional) untuk keperluan tertentu misalnya untuk mengelola & mengurus server jaringan, hosting web, administrasi, keamanan dan sebagainya. Bahkan CLI pernah digadang-gadang sebagai sistem andalan milik hacker. Hal ini tak heran, mengingat CLI sebenarnya memiliki kelebihan tersendiri yang tak dimiliki GUI. Kelebihan itu Misalnya.

Kelebihan CLI (antarmuka baris perintah)


  • CLI umumnya memiliki kemampuan lebih yang tak bisa dilakukan GUI (terutama dalam urusan server, web, hacking, dsb).
  • CLI ringan digunakan sehingga tidak mengharuskan komputer untuk memiliki spesifikasi tinggi bila ingin menginstal CLI.
  • CLI memiliki tampilan yang membingungkan sehingga pengguna pemula sulit untuk mengacaknya atau memainkannya.
  • CLI terkesan lebih profesional daripada GUI.

Kekurangan CLI (antarmuka baris perintah)

  • Ribet digunakan karena harus selalu mengetik perintah bila ingin mengoperasikannya.
  • Harus belajar dulu supaya paham script (kode perintah).
  • Tampilan yang membingungkan dan kurang menarik.

Adapun contoh sistem operasi yang mengimplementasikan antarmuka CLI adalah sebagai berikut:

1. Windows MS-DOS (MS-DOS sekarang berubah jadi CMD)
Sekarang ini sistem operasi Windows hampir semuanya menganut antarmuka GUI. Sebenarnya sebelum mengimplementasikan GUI, pihak Microsoft selaku pemilik Windows telah lebih dulu mengimplementasikan CLI. Contohnya adalah sistem operasi MS-DOS yang kini masih ada, hanya berubah nama menjadi CMD (command prompt).

Pada sistem operasi GUI (Windows XP, 7, 8, 8.1, 10) fitur CMD ini selalu ada. Anda pun bisa membukanya dengan mengetik kata "cmd" atau "command prompt" pada menu pencarian menu start. Bila ketemu klik dan nantinya akan keluar jendela baru yang menampilkan antarmuka CMD yang gelap. Beberapa orang yang baru mengenal CMD, kadang-kadang sering menunjukkan tampilan CMD kepada teman-temannya dan mengatakan bahwa "saya adalah hacker mastah/mahir/profesional". #True Story.

2. Linux
Linux adalah sistem operasi open source yang ditulis dan dikembangkan oleh seorang programmer, Linus Tolvalds. Sistem operasi ini banyak digunakan untuk urusan pengelolaan server jaringan administrasi. Linux juga dikenal sangat khas dengan tampilan antarmukanya yang berbasis perintah (CLI). Salah satu shell yang dikembangkan GNU dan banyak digunakan pada varian linux adalah Bash.

3. Debian
Debian merupakan sistem operasi turunan (anaknya) linux. Hal ini karena Linux merupakan sistem operasi open source yang dimana ia bisa dikembangkan oleh siapa pun. Dan sekarang salah satu dari banyak sistem operasi turunan Linux adalah debian. Sistem operasi ini memiliki dua pilihan antarmuka yaitu GUI dan TUI. Opsi tampilan ini bisa dipilih sesuai dengan kehendak sewaktu pertama kali penginstalan debian.

Dan banyak lagi.

0 Comments


EmoticonEmoticon