Friday, 12 August 2016

3 Dampak Adblock (Pemblokir Iklan) ini Mesti Anda Tahu

Yang namanya internet, memang enggak bisa lepas dari yang namanya Iklan. Baik situs berita, hiburan, informasi hingga situs yang berbau negatif sekalipun pasti ada iklannya.


Beberapa pengguna internet, mungkin ada yang merasa kesal dengan kehadiran iklan, sehingga beberapa dari mereka memilih untuk mencari cara agar iklan terkait tidak mengganggu alias tidak nongol lagi. Salah satu cara yang paling efektif dan paling banyak digunakan oleh pengguna internet dalam memblokir iklan biasanya adalah dengan memasang suatu alat (tools) pemblokir iklan.

Saat ini memang ada banyak sekali macam-macam alat (kemudian disebut: aplikasi, software, add-on, ekstensi) yang menyuguhkan fungsi memlokir iklan. Tidak usah disebutkan contohnya, Anda pasti sudah tahu beberapa alat pemblokir iklan yang tersebut.

Terlepas dari hal itu, sebenarnya jika Anda dan semua pengguna internet lainnya menggunakan alat Adblock (pemblokir iklan) maka akan ada dampak yang ditimbulkan. Dampaknya memang terkesan sepele bagi pengguna internet, tetapi akan besar bagi mereka yang empunya website. Berikut ini ada beberapa dampak yang ditimbulkan karena memasang Adblock, mari cek sekarang juga.

1. Pemilik website gulung tikar
Sejatinya, setiap website yang Anda kunjungi itu dibuat oleh manusia. Untuk membuatnya pun mengorbankan uang, waktu, pikiran dan tentunya tenaga. Untuk apa mereka membuat website? jawabannya adalah untuk usaha mereka. Maksudnya website adalah bentuk usaha mereka untuk menghasilkan uang yang didapat dari beberapa metode, salah satu yang paling sering adalah melalui iklan.

Jadi, ketika Anda dan semua pengguna internet memblokir iklan tersebut dengan Adblock atau sejenisnya, konsekuensinya pemilik website akan merugi dan tidak akan berpenghasilan lagi.

2. Website akan mati dan tidak update lagi
Seperti yang sebelumnya telah disebutkan. Bahwa website dibuat dengan mengeluarkan uang dan jika mereka tidak berpenghasilan lagi sebab iklannya diblokir, maka apa yang harus mereka keluarkan untuk membayar hosting website. Artinya, hosting ini umpamanya adalah rumah yang disewa dalam periode waktu tertentu dengan menggunakan uang. Setelah periodenya habis, maka pemilik website diminta untuk membayar biaya sewa hosting. Jika tidak mau membayar, maka websitenya akan mati dan tidak bisa diakses lagi. Itu artinya sama saja tidak akan ada yang mau menyajikan informasi lagi kepada Anda. Coba kamu bayangkan, jika saja semua website akan mati (tidak bisa diakses), maka apa yang akan terjadi pada dunia internet?

3. Website yang diakses akan acak-acakan atau tidak dapat di akses
Tidak semua pemilik website menyerah dengan kelakuan pengguna internet yang menggunakan Adblock. Ada juga beberapa pemilik website atau pengelolanya yang mencari cara agar iklan mereka tetap tampil ditengah maraknya Adblockers. Salah satu cara yang terkesan cerdik adalah dengan mengatur website mereka sendiri agar terlihat acak-acakan atau hancur ketika diakses dengan menggunakan Adblock. Dengan demikian, tentunya pengguna Adblockers akan sadar dan akan menonaktifkan fitur Adblock-nya ketika hendak mengunjungi website terkait.

Selain website akan tampil acak-acakan, cara lain yang pemilik website gunakan agar pengguna Adblockers sadar adalah dengan memberikan peringatan kepada pengunjung ketika mengakses website dengan Adblock. Adapun bentuk peringatan yang dimaksud biasanya akan tampil secara keseluruhan sehingga akan menutupi isi website dan hanya menampilkan peringatan untuk mematikan Adblock. Dengan begitu, jika pengunjung ingin melihat informasi yang terkandung didalam website maka diharuskan untuk menonaktifkan alias mematikan Adblock mereka.

Tiga hal diatas adalah beberapa dampak buruk yang mungkin akan atau bahkan sedang dirasakan oleh pengguna Adblock. Intinya, tindakan memasang Adblock ini selain ada keuntungannya tetapi ada juga kerugiannya.

Related Posts

3 Dampak Adblock (Pemblokir Iklan) ini Mesti Anda Tahu
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

1 komentar:

Tulis komentar
avatar
31 August 2016 at 14:26

ya mau gimana lagi lah, user internet di Indonesia sekarang pada kere kuota. yang jelas kalau web saya ga bisa bayar hosting, mau gulung tikar aja dah, dan menghilangkan ribuan informasi bermanfaat.

Reply