Thursday, 19 May 2016

Biografi Travis Kalanick ~ CEO Uber

Travis Cordell Kalanick adalah seorang pengusaha terkenal asal Amerika Serikat. Di tak lain merupakan seorang cofounder alias pendiri perusahaan peer to peer berbagi file bernama Red Swoosh dan juga perusahaan yang menyediakan transportasi bernama Uber. Pada tahun 2014, Travis Cordell masuk dalam daftar 400 orang terkaya di Amerika Serikat versi majalah Forbes, dengan urutan ke 290 dan jumlah kekayaan yang diperkirakan mencapai $ 6 miliar AS.


Kalanick lahir pada 6 Agustus 1976 di Los Angeles, California, Amerika Serikat. Dia tinggal di Northridge, California, Amerika Serikat yang di mana merupakan tempatnya lulus dari Granada Hills High School dan kemudian masuk di perguruan tinggi di University of California, Los Angeles, Amerika Serikat, untuk belajar teknik komputer.

Ketika belajar di University of California, Los Angeles ia bergabung dengan Theta Xi Fraternity. Ayahnya, Donald, adalah seorang insinyur sipil di kota Los Angeles, dan ibunya, Bonnie, bekerja di ritel iklan di Los Angeles Daily News.

keluarga Ayahnya Donald E. Kalanick adalah penganut Katolik dengan Republik dan akar Austria. Travis C. Kalanick lahir dari seorang ibu keturunan Yahudi (nama semasa gadisnya adalah Horwitz) di Los Angeles. Ia memiliki dua setengah­ saudara dan saudaranya, Cory, bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran.

Karier Travis Kalanick
Scour Inc

Pada tahun 1998, Travis Kalanick, bersama dengan teman sekelas lainnya, keluar dari UCLA untuk memulai mendirikan sebuah perusahaan yang bernama Scour Inc. Perusahaan ini merupakan perusahaan mesin pencari multimedia yang ia bangun bersama Dan Rodrigues. Selain itu, ia juga pernah mendirikan Scour Exchange, yang menyediakan layanan berbagi file melalui jaringan peer to peer.

Pada tahun 2000, Motion Picture Association of America, Recording Industry Association of America (RIAA) dan Asosiasi Penerbit Musik Nasional (NMPA) melayangkan gugatan pada perusahaan yang dimiliki Travis Kalanick, Scour, atas tuduhan pelanggaran hak cipta. Pada bulan September tahun itu pula, Scour mengajukan kebangkrutan untuk melindungi diri dari gugatan itu.

Red Swoosh

Pada tahun 2001, bersama dengan tim teknik perusahaan Scour, Kalanick memulai lagi sebuah perusahaan baru yang disebut Red Swoosh, sebuah perusahaan lain yang menawarkan layanan berbagi file peer to peer. Software milik perusahaan Red Swoosh mendapat keuntungan dari peningkatan efisiensi bandwidth di Internet untuk memungkinkan pengguna ketika mentransfer dan berbagi file media ukuran besar, seperti file jenis audio dan video. Pada tahun 2007, perusahaan Akamai Technologies mengakuisisi perusahaan Red Swoosh seharga $ 19 juta AS.

Uber

Pada tahun 2009, bersama dengan Garrett Camp, Kalanick membangun perusahaan Uber yang merupakan sebuah aplikasi perangkat mobile yang memungkinkan terhubungnya penumpang dengan pengemudi kendaraan untuk melakukan aktivitas transportasi. Hingga kini, perusahaan Uber telah beroperasi di 58 negara dan di lebih dari 300 kota di seluruh dunia.

Uber pernah menghadapi beberapa kontroversi di beberapa kota yang ada di Amerika Utara, misalnya di Chicago, Washington DC, New York City dan Toronto. Perusahaan ini menghadapi sejumlah persaingan sengit dari layanan yang mirip dan "perusahaan kloning" di kota­kota misalnya, London.

Pada bulan November 2014, Kalanick mendapatkan kritik yang berbunyi menciptakan "sekali menang biaya" budaya dalam organisasi Uber-nya. Masalah hubungan masyarakat perusahaan menghadapi termasuk komentar Kalanick untuk GQ tentang bagaimana mudahnya baginya untuk menarik wanita sekarang, kekhawatiran tentang sikap bosan mengenai isu­isu keamanan bagi pelanggan wanita, dan toleransi nya eksekutif Emil Michael, yang direkomendasikan menciptakan anggaran yang besar untuk kritikus smear. Sementara Kalanick meminta maaf atas pernyataan Michael, ia tidak mengecam dia cukup parah untuk menenangkan beberapa kritikus.

Dia pernah mengisi acara di sejumlah konferensi dan acara bisnis, termasuk TechCrunch Disrupt, Tek Cocktail, SLJJ, dan LeWeb.

Kehidupan pribadi Travis Kalanick

Pada tahun 2015, Kalanick berkencan dengan Gabi Holzwarth, seorang gadi yang ia temukan saat menghadiri sebuah pesta yang diselenggarakan oleh Shervin Pishevar. Holzwarth adalah seorang pemain biola, penulis di Huffington Post, dan pernah kerja magang produk di Shyp.

Holzwarth ditemukan oleh Pishevar saat dia sedang bermain biola luar Trader Joe. Holzwarth memiliki hubungannya dengan Kalanick, dengan menyelamatkan hidupnya saat ia berjuang dengan kecemasan dan gangguan makan. Holzwarth menjadi pusat perhatian ketika komedian TJ Miller membuat lelucon yang meremehkan tentang dia (termasuk memanggilnya a bitch ) pada upacara Crunchies Award pada Februari 2015.

Related Posts

Biografi Travis Kalanick ~ CEO Uber
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.