Tuesday, 19 April 2016

Jenis-jenis Karya Cerita Fiksi

Cerita fiksi atau cerita khalayan adalah salah satu materi pelajaran yang ada didalam pelajaran Bahasa Indonesia. Umumnya pembahasan cerita fiksi kerap dijelaskan oleh guru pada saat masa SMA. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan kalau pelajaran cerita fiksi juga dipelajari di saat SMP.


Adapun hal-hal yang dipelajari dari cerita fiksi ada beberapa hal, termasuk itu pengertian dan yang tak ketinggalan adalah jenis-jenis karya cerita fiksi. Sebenarnya apa saja sih jenis-jenis cerita fiksi itu? Anda bisa mengetahui jenis-jenisnya cerita fiksi berikut ini, namun sebelum itu ada baiknya simak dahulu pengertian cerita fiksi.

Cerita fiksi adalah sebuah karya yang berupa karangan bebas yang memiliki sifat khalayan, tidak nyata, atau imajinatif. Isi cerita fiksi umumnya tetap masuk akal dan mengandung kebenaran yang menceritakan hubungan antar manusia. Pada dasarnya cerita fiksi memiliki jenis-jenis atau macam-macam. Dan silakan simak ulasannya berikut ini.

ilustrasi cerpen
1. Cerpen (Short Story)
Cerpen atau kepanjangannya cerita pendek merupakan salah satu contoh karya cerita fiksi dalam bentuk karangan bebas berbentuk cerita khayalan (fiksi) yang biasanya memiliki isi yang padat dan jalan ceritanya langsung tertuju pada maksudnya. Cerpen umumnya lebih sering memanfaatkan teknik sastra misalnya pemain/tokoh/pemeran, plot (jalan cerita), tema (pokok pikiran/dasar cerita), dan wawasan pengetahuan luas daripada cerita fiksi yang lebih panjang.

Ciri Khas Cerpen
  • Jumlah katanya tidak lebih dari 10.000 kata.
  • Dapat dibaca sekali duduk.
  • Plotnya hanya ditujukan pada suatu peristiwa tunggal.
  • Penjelasan watak tokoh biasanya tidak dijelaskan secara lengkap.
  • Memiliki Dimensi ruang serta waktu yang terbatas.
  • Ceritanya lebih padat dan bahkan singkat, terpusat, hingga mendalam.
ilustrasi novel
2. Novel
Asal kata Novel dari bahasa Italia yakni Novella. Novella artinya adalah "sebuah kisah atau sepotong berita".

Novel merupakan sebuah karangan prosa panjang yang mengandung kronologis cerita kehidupan seseorang dengan orang yang ada di sekelilingnya dengan menitik pusatkan watak dan sifat yang melekat pada setiap pelaku didalamnya. Biasanya novel sering menceritakan perihal tokoh-tokoh serta perilaku mereka dalam menjalani kehidupan setiap hari.

Ciri Khas Novel
  • Tidak dibaca dalam sekali duduk.
  • Plot atau jalan cerita ditujukan pada suatu kejadian jamak.
  • watak atau perilaku setiap tokoh diceritakan secara luas.
  • Memiliki dimensi ruang serta waktu yang lebih luas.
  • Cerita novel lebih meluas serta mencapai kesempurnaan terhitung.
Demikian, informasi mengenai jenis-jenis karya cerita fiksi. Diharapkan informasi ini bisa menjadi pedoman penting untuk menyelesaikan menyelesaikan tugas bahasa indonesia.

Related Posts

Jenis-jenis Karya Cerita Fiksi
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.